Aku Lapar


Aku Lapar

Bila saatnya dan waktunya makan

Aku Lapar

Bila pikiranku lagi di tumbuhi persoalan dan masalah

Aku Lapar

Bila melihat hidangan enak

Aku Lapar

Bila melihat nikmatnya orang lain makan

Aku Lapar

Lapar mata

Bila TUHAN

Bila TUHAN memberiku kesempatan hidup kedua kalinya

aku pasti meminta:

Hidup bersama Mama-ku

Bila TUHAN memberiku dunia kedua untukku

aku pasti meminta:

Hidup bersama Mama-ku

PUISI Kuletakkan CInta Pada Angin Abadi

kuletakan cinta pada angin abadi.

Lentera hati telah menyala

Menghilangkan gelap menyelimuti

Membias cahaya ke setiap sudut jiwa

Memberi warna dalam pelangi nurani

Rintik gerimis turun membasahi

Memberi aroma dingin tak terperi

Menikmati tetesan air mengaliri

Basah, gelisah, resah sendiri

Dalam menjaga kesetiaan diri

Kau datang menghampiri

Menguji makna dari cinta termiliki

Membuat sekat hati yang tak teringini

Mengapa purnama begitu indah

Mengapa mawar mekar merekah

Bila harus tertusuk keinginan diri

BIla semua hasrat untuk terpungkiri

Biarlah kau tak akan mengenalku

Langit menghapus jejak rinduku

Maka kan kupanjat tali

Tuk kuletakan cinta pada angin abadi.

Dalam perenungan ku, Menguji keinginan diri

(Dikutip dari puisi karya Erwin Arianto)